Anda tidak perlu menginjakkan kaki di atas pasir atau basah kuyup di pantai untuk menikmati keindahan Parangtritis. Kunjungi saja Bukit Paralayang Parangtritis dan Anda akan merasakan sensasi baru. Bukit ini merupakan tempat yang tepat untuk melakukan aktivitas paralayang, karena letaknya di perbukitan yang menghadap ke lautan luas.

Bahkan jika Anda tidak suka paralayang, banyak pengunjung datang ke sini hanya untuk mengagumi pemandangan yang menakjubkan. Dengan ketinggian 900 meter di atas permukaan laut, Anda bisa menikmati pemandangan menakjubkan Pantai Parangtritis yang bertemu dengan Laut Selatan. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah saat matahari terbenam, saat langit menampilkan pertunjukan dramatis yang tidak akan pernah Anda lupakan.

Awalnya Bukit Paralayang hanyalah sebuah bukit biasa. Namun pada tahun 1991, pondasi beton pertama dibangun untuk menampung fasilitas paralayang. Selama bertahun-tahun, fasilitas tambahan seperti pendopo joglo, tangga, dan area parkir ditambahkan.

Para pecinta paralayang biasanya melakukan aktivitasnya pada bulan Desember hingga Februari, saat cuaca cerah dan angin mendukung. Namun, karena cuaca yang tidak menentu, sulit untuk menetapkan jadwal tetap.

Untuk menuju Bukit Paralayang Parangtritis cukup mudah. Dari kota Yogyakarta ambil jalan Parangtritis dan lewati kawasan Pantai Parangtritis hingga sampai di Wonosari. Di pertigaan Girisubi belok kanan menuju Bukit Paralayang. Jalannya mungkin terjal, jadi disarankan menggunakan kendaraan kokoh. Setelah kurang lebih 1 km, Anda akan menemukan pendopo joglo dan area parkir Bukit Paralayang. Dari situ, Anda bisa melanjutkan perjalanan dengan menuruni anak tangga sekitar 100 meter. Tidak ada biaya masuk, hanya biaya parkir sebesar Rp 3.000. Jika tertarik mencoba paralayang ekstrem, biayanya Rp 300.000 per orang.

Bukit Paralayang Watugupit

X8FW+9HH, Jl.Watugupi Jl. Paralayang, Area Hutan, Giricahyo, Kec. Purwosari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55872

Peta Lokasi